Edit Content

Tentang Kita

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anastesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi professional dalam satu atap (one stop services)

Info Kontak

Penanganan Pertama Cedera Dengan Terapi RICE

penanganan pertama cedera

Ketika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami cedera fisik, sangat penting untuk memberikan penanganan pertama dengan tepat. Tujuannya yaitu untuk meminimalkan rasa sakit, peradangan, dan mempercepat proses penyembuhan. Salah satu metode yang umum digunakan adalah terapi RICE. RICE adalah singkatan dari Rest (istirahat), Ice (kompres dingin), Compression (kompresi), dan Elevation (meninggikan). Nah, untuk tahu lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut.

Terapi RICE

Rest (Istirahat)

Istirahat adalah langkah pertama yang perlu diambil setelah cedera. Dalam terapi RICE, istirahat berarti menghindari atau membatasi aktivitas yang membebani bagian tubuh yang cedera. Dengan cara ini, Anda memberikan waktu bagi jaringan yang terluka untuk memulai proses penyembuhan.

Ice (Kompres dingin)

Mengompres dingin dengan bantalan es bertujuan untuk mengurangi peradangan dan mengurangi rasa sakit pada area yang cedera. Kompres dingin dapat membantu mengurangi aliran darah ke area tersebut, sehingga mengurangi pembengkakan dan memperlambat terjadinya memar. Kompres bagian yang terasa sakit selama 15-20 menit beberapa kali dalam sehari pada area yang terluka.

Compression (Kompresi)

Kompresi melibatkan penggunaan perban elastis atau bantalan khusus untuk menekan area yang cedera. Tujuannya adalah untuk mengurangi pembengkakan, membatasi pergerakan yang tidak perlu, dan memberikan dukungan pada area yang terluka. Pastikan untuk tidak mengikat perban terlalu ketat agar tidak membatasi aliran darah.

Elevation (Meninggikan) 

Meninggikan area yang cedera dapat membantu mengurangi pembengkakan dengan memanfaatkan gravitasi. Cobalah untuk meninggikan bagian tubuh yang terluka di atas tingkat jantung. Misalnya, jika cedera terjadi pada kaki, letakkan kaki tersebut di atas bantal atau benda lain yang dapat meninggikan posisinya.

Panduan Praktis untuk Terapi RICE

  • Segera setelah cedera terjadi, hentikan aktivitas yang membebani bagian tubuh yang terluka dan cari tempat yang aman untuk istirahat.
  • Bungkus kantung es dengan handuk atau kain tipis, lalu tempelkan pada area yang cedera selama 15-20 menit. Ulangi beberapa kali sehari.
  • Gunakan perban elastis atau bantalan khusus untuk membebat area yang terluka. Pastikan tekanan yang diberikan cukup untuk memberikan dukungan, tetapi tidak terlalu ketat.
  • Meninggikan area yang cedera di atas tingkat jantung dengan meletakkannya pada bantal atau benda lain yang tersedia.
  • Konsultasikan dengan profesional medis jika cedera parah, tidak kunjung membaik, atau jika Anda mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan.

Terapi RICE dapat menjadi metode yang efektif dalam penanganan pertama cedera, terutama pada cedera ringan seperti cedera otot, sendi atau patah tulang ringan. Namun, penting untuk diingat bahwa terapi RICE tidak dapat menggantikan perawatan medis profesional, terutama pada cedera yang lebih serius atau kompleks. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli medis untuk evaluasi dan penanganan yang tepat.

Baca juga: Mengapa Fisioterapi Penting Dalam Pemulihan Cedera Olahraga?

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Subscribe to our
Newsletter

***We Promise, no spam!

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anestesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi profesional dalam satu atap (one stop services)

We’re Available

Senin : 10:00 - 20:00
Selasa : 10:00 - 20:00
Rabu : 10:00 - 20:00
Kamis : 10:00 - 20:00
Jumat : 10:00 - 20:00
Sabtu : 10:00 - 20:00
Minggu : Closed

©2022, Lamina Rehab. All Rights Reserved.