Edit Content

Tentang Kita

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anastesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi professional dalam satu atap (one stop services)

Info Kontak

Waspada! Pengobatan Cedera Lutut Tak Bisa Asal Pijat!

cedera lutut

Pengobatan cedera lutut di Indonesia masih banyak yang menggunakan terapi pijat oleh tukang urut. Padahal, pengobatan pada seseorang yang mengalami cedera tak bisa sembarangan loh. Apalagi menurut beberapa jurnal dan artikel kesehatan menyebutkan bahwa terapi pijat alternatif untuk pengobatan cedera berisiko untuk memperparah peradangan sendi.

Cedera lutut

pengobatan cedera lutut[

Bagian tubuh lutut memiliki sendi yang kompleks dengan banyak komponen sehingga rentan mengalami cedera. Beberapa cedera lutut yang paling banyak terjadi adalah patah tulang, dislokasi tulang, keseleo, dan ligamen yang robek. Pengobatan pada cedera tersebut berbeda-beda tergantung komponen yang menjadi penyebabnya hingga tingkat keparahan. Oleh sebab itu, pijat tradisional yang selama ini terkenal sebagai pengobatan alternatif pada cedera sangat tak di anjurkan untuk mengatasi cedera lutut.

Jenis cedera lutut

Pada umumnya, seseorang mengalami cedera akibat kecelakaan saat olahraga, terjatuh, terkilir, atau terbentur. Cedera lutut ringan biasanya hanya menimbulkan nyeri pada penderitanya, namun pada kasus yang lebih parah cedera lutut bisa menyebabkan bengkak hingga sulit berjalan/disfungsi gerak lutut. Ada beberapa jenis cedera lutut yang sering terjadi, di antaranya:

  • Cedera meniskus

Jenis cedera ini rentan terjadi pada para atlet olahraga. Masalah ini timbul akibat dari adanya gerakan tiba-tiba pada sendi lutut, seperti terpelintir saat olahraga. Hal ini menimbulkan gesekan antara tulang kering yang menyebabkan sobeknya jaringan meniskus (tulang rawan berbentuk huruf “C”). Cedera meniskus dapat menyebabkan lutut menjadi bengkak dan kaku.

  • Terkilir/keseleo

Keseleo merupakan cedera lutut yang paling sering terjadi. Penyebabnya adalah robeknya ligament (jaringan pengikat) dalam lutut. Biasanya kesalahan mendarat saat melakukan olahraga, atau saat melompat menjadi penyebab utamanya. Gejala yang muncul adalah rasa nyeri, bengkak, hingga memar pada lutut.

  • Patah tulang lutut

Cedera yang menyebabkan patah tulang juga rentan terjadi saat seseorang mengalami kecelakaan, olahraga, hingga pada penderita osteoporosis. Cedera patah tulang biasanya terjadi pada area tempurung lutut.

  • Dislokasi tempurung lutut

Masalah ini sangat jarang terjadi, namun jika seseorang megalami cedera dislokasi pada tempurung lutut, maka akan mempengaruhi sendi dan jaringan di sekitarnya sehingga harus segera melakukan pemeriksaan dengan dokter ahli.

Lalu, Apa pengobatan yang tepat?

Pengobatan pada cedera lutut dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan, kondisi cedera, hingga penyebabnya. Maka dari itu, pengobatan dengan pijat tradisional bukanlah hal yang tepat, apalagi cedera yang kamu alami berupa cedera patah tulang, dislokasi, hingga cedera mensikus. Untuk itu, ada beberapa terapi pengobatan medis yang di rekomendasikan oleh pakar kesehatan, yaitu fisioterapi.

Baca juga: Pengobatan Cedera Lutut Penderita Obesitas Dengan Radiofrekuensi

Fisioterapi

Fisioterapi merupakan serangkaian gerakan/terapi yang pasien lakukan untuk mengembalikan fungsi tubuh agar mampu bergerak normal kembali. Termasuk pada kondisi cedera lutut. Biasanya, sebelum melakukan fisioterapi kamu harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui kondisi yang kamu alami. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan metode pengobatan yang tepat. Biasanya fisioterapi di terapkan pada kasus cedera ringan hingga sedang. Fisioterapi juga bisa di terapkan pasca pasien yang telah melakukan operasi.

Untuk kamu yang mengalami cedera lutut, segeralah konsultasikan permasalahan tersebut ke Klinik Lamina Pain and Spain Center untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Cedera pada lutut sebaiknya harus segera ditangani agar kondisi tidak memburuk dan tidak menimbulkan keluhan lainnya!

Subscribe to our
Newsletter

***We Promise, no spam!

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anestesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi profesional dalam satu atap (one stop services)

We’re Available

Senin : 10:00 - 20:00
Selasa : 10:00 - 20:00
Rabu : 10:00 - 20:00
Kamis : 10:00 - 20:00
Jumat : 10:00 - 20:00
Sabtu : 10:00 - 20:00
Minggu : Closed

©2022, Lamina Rehab. All Rights Reserved.