Fisioterapi Bell’s Palsy Dapat Mempercepat Penyembuhannya - Lamina Rehab - Pusat Terapi Fisik dan Fungsional
preloader
Edit

Tentang Kita

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anastesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi professional dalam satu atap (one stop services)

Info Kontak

Fisioterapi Bell’s Palsy Dapat Mempercepat Penyembuhannya

  • Home
  • -
  • blog
  • -
  • Fisioterapi Bell’s Palsy Dapat Mempercepat Penyembuhannya
 Fisioterapi Bell’s Palsy Dapat Mempercepat Penyembuhannya

Fisioterapi Bell’s palsy dapat menjadi salah satu solusi jitu untuk mengatasi Bell’s palsy.

Bell’s palsy adalah kelumpuhan otot wajah satu sisi yang terjadi secara mendadak. Tak hanya itu Bell’s palsy juga mengakibatkan satu sisi wajah tampak melorot. Tak heran seringkali dianggap serupa dengan stroke.

Banyak yang menganggap Bell’s palsy adalah stroke karena menyebabkan kelumpuhan otot wajah. Bell’s palsy dan stroke merupakan dua penyakit yang berbeda. Jadi keduanya tidak berkaitan.

Penyebab secara pastinya belum diketahui.

Kemungkinan kelumpuhan salah satu sisi wajah pada Bell’s palsy mengenai saraf kranial VII yang fungsinya mempersarafi otot wajah.

Kadangkala Bell’s palsy dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu hingga bulan.

Bell’s Palsy dan Gejalanya

Nama Bell’s palsy sesuai dengan penemunya yaitu Sir Charles Bell sebagai orang pertama yang menggambarkan kelumpuhan wajah idiopatik (tanpa penyebab) pada awal abad ke-19.

Tanda dan gejala klinisnya timbul pada sisi wajah ipsilateral (sisi yang sama), dapat berupa kelemahan otot wajah, sulit mengedipkan mata, hidung terasa kaku, sulit bicara, sulit makan dan minum, sensitif terhadap suara, salivasi yang berlebihan atau berkurang, wajah membengkak, berkurang atau hilangnya rasa kecap,

Selain itu Bell’s palsy juga memengaruhi mata sehingga menyebabkan tidak mampu menutup mata, air mata berkurang, alis mata jatuh, kelopak mata bawah jatuh, dan sensitif terhadap cahaya.

Nyeri pada wajah sebelah ini penyebab lainnya adalah nyeri wajah sebelah atau trigeminal neuralgia. Jadi untuk pastinya, segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganannya.

Fisioterapi Bell’s Palsy

Fisioterapi Bell’s palsy dapat menjadi salah satu bentuk terapinya.

Penatalaksanan fisioterapi berupaya untuk perbaikan fungsi saraf dengan mencoba melakukan stimulasi pada saraf terkena, supaya saraf kembali pulih seperti sediakala.

Tujuan dilakukannya fisioterapi Bell’s palsy antara lain membantu mempercepat proses penyembuhan dan sesuai dengan bagian saraf yang terkena.

Dokter akan melakukan fisioterapi Bell’s palsy dengan menggunakan infra merah (infra red) untuk membantu memperlancar atau memperbaiki aliran darah ke sisi wajah yang mengalami kelumpuhan.

Selain itu, dalam fisioterapi Bell’s palsy juga akan dokter lakukan masase (pijat) untuk memicu relaksasi otot-otot wajah yang sehat dan menstimulasi otot wajah yang lumpuh.

Biasanya dokter memberikan mirror exercise atau latihan menggerakkan otot wajah depan cermin untuk membantu meningkatkan atau memperbaiki kekuatan otot-otot wajah yang lumpuh.  

Kompres hangat pada wajah juga bisa menjadi salah satu bentuk fisioterapi Bell’s palsy.

Hasil akhir penatalaksanaan fisioterapi pada kasus Bell’s palsy diharapkan menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot wajah yang lumpuh, berkurangnya spasme atau kekakuan pada otot wajah dan peningkatan kemampuan fungsional.  

Langkah Percepat Penyembuhan

Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut untuk membantu pemulihannya:

  • kompres air hangat, dua kali sehari (pagi dan sore) masing-masing 10-15 menit
  • jangan tidur di lantai,
  • gunakan penutup mata saat tidur
  • tidak menggunakan kipas angin yang dapat mengenai wajah secara langsung.
  • memakai pelindung mata atau wajah agar mata terlindung dari terpaan debu dan angin secara langsung misalnya menggunakan masker
  • secara rutin melakukan mirror exercise sesuai anjuran dokter atau fisioterapis

Mirror exercise sebagai fisioterapi Bell’s palsy dapat Anda lakukan dengan gerakan seperti menggerakkan alis ke atas dan/atau mengerutkan dahi, melakukan senyum, menggerakkan mulut seperti bersiul atau mengucapkan huruf-huruf tertentu sesering mungkin.

Mirror exercise lainnya gerakan mengernyitkan hidung, mulut membentuk huruf O, dan lainnya.

Bell’s Palsy dan Pengobatannya

Setelah dokter melakukan pemeriksaan, akan memberikan steroid sebagai pengobatan utamanya. Obat ini akan membantu meredakan proses peradangan.

Selain obat antiinflamasi, dokter juga akan memberikan vitamin B12 untuk perbaikan saraf.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe to our
Newsletter

***We Promise, no spam!

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anestesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi profesional dalam satu atap (one stop services)

We’re Available

Senin : 10.00 - 22.00
Selasa : 10.00 - 22.00
Rabu : 10.00 - 22.00
Kamis : 10.00 - 22.00
Jumat : 10.00 - 22.00
Sabtu : 10.00 - 22.00
Minggu : Closed

©2020, Lamina Rehab. All Rights Reserved.

    Daftar Online