Edit Content

Tentang Kita

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anastesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi professional dalam satu atap (one stop services)

Info Kontak

4 Gerakan Peregangan untuk Mengatasi Nyeri Leher

Peregangan untuk Mengatasi Nyeri Leher - Lamina Rehab
Peregangan untuk Mengatasi Nyeri Leher - Lamina Rehab

Nyeri leher adalah masalah umum yang sering dialami oleh banyak orang akibat gaya hidup modern yang cenderung menuntut banyak aktivitas tertentu. Misalnya, duduk di depan komputer, penggunaan ponsel, atau bekerja dengan posisi yang tidak ergonomis. Kondisi ini tentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kaku, dan bahkan gangguan pada aktivitas sehari-hari. Namun, dengan gerakan peregangan yang tepat, kamu dapat meredakan dan mencegah nyeri leher dengan efektif.

Apa yang Menyebabkan Nyeri Leher?

Peregangan untuk Mengatasi Nyeri Leher - Lamina Rehab

Nyeri leher biasanya disebabkan oleh ketegangan otot dan kekakuan di daerah leher dan bahu. Beberapa penyebab umumnya meliputi:

  • Postur Tubuh yang Buruk: Duduk dengan posisi yang salah atau membungkuk terlalu lama dapat menyebabkan tegangan pada otot leher.
  • Penggunaan Teknologi: Penggunaan ponsel dan komputer yang berlebihan menyebabkan “text neck syndrome“, di mana leher menjadi tegang karena leher terus-menerus menunduk.
  • Cedera: Cedera fisik seperti kecelakaan, jatuh, atau cedera olahraga dapat menyebabkan ketegangan otot leher.
  • Stres: Stres dan kecemasan dapat menyebabkan ketegangan otot, termasuk di leher.

Manfaat Gerakan Peregangan untuk Nyeri Leher

Gerakan peregangan adalah cara yang efektif untuk mengatasi dan mencegah nyeri. Beberapa manfaat dari gerakan peregangan tersebut meliputi:

  • Mengurangi Ketegangan Otot: Gerakan peregangan membantu mengendurkan otot yang tegang dan kaku di daerah leher, sehingga meredakan nyeri.
  • Meningkatkan Fleksibilitas: Rutin melakukan peregangan akan meningkatkan fleksibilitas otot, sehingga mengurangi risiko cedera dan nyeri lebih lanjut.
  • Meningkatkan Aliran Darah: Peregangan dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otot, membantu menyediakan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh otot untuk pemulihan yang lebih cepat.
  • Relaksasi: Gerakan peregangan yang terarah juga dapat memberikan efek relaksasi pada tubuh, membantu meredakan stres dan ketegangan emosional.

Gerakan Peregangan yang Bisa Kamu Coba

Berikut adalah beberapa gerakan peregangan yang dapat membantu mengatasi nyeri:

  • Peregangan Leher Sederhana: Duduk tegak atau berdiri dengan bahu rileks. Kemudian, perlahan condongkan kepala ke sisi kanan dan tahan selama 15-30 detik. Kembali ke tengah dan lakukan gerakan yang sama ke sisi kiri.
  • Gerakan Putar Bahu: Duduk tegak atau berdiri dengan bahu rileks. Putar bahu ke depan dalam gerakan melingkar. Lakukan 10 putaran ke depan, kemudian 10 putaran ke belakang.
  • Peregangan Leher Dada: Berdiri tegak atau duduk dengan bahu rileks. Letakkan kedua tangan di belakang punggung dan rapatkan telapak tangan. Angkat dada dan tarik kedua lengan ke belakang sejauh mungkin, seakan-akan ingin menyatukan kedua tangan di belakang. Tahan posisi ini selama 15-30 detik.
  • Miringkan Kepala: Duduk tegak atau berdiri dengan bahu rileks. Miringkan kepala ke kanan sehingga telinga mendekati bahu kanan. Tahan selama 15-30 detik. Ulangi gerakan ke arah kiri.

Pastikan untuk melakukan gerakan peregangan ini dengan perlahan dan perlahan, tanpa melakukan gerakan yang terlalu tiba-tiba atau memaksakan diri. Jika kamu merasakan nyeri yang lebih serius atau berkepanjangan, segera berkonsultasi dengan ahli terapi fisik atau dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tips untuk Mencegah Nyeri Leher

Selain melakukan gerakan peregangan secara teratur, ada beberapa tips tambahan untuk mencegah nyeri leher:

  • Pastikan postur duduk dan berdiri yang baik, dengan punggung tegak dan bahu rileks.
  • Atur monitor komputer dan posisi tempat duduk agar sesuai dengan ketinggian yang nyaman.
  • Batasi penggunaan ponsel dan perangkat teknologi lainnya, serta selalu pertahankan postur kepala yang baik saat menggunakannya.
  • Lakukan peregangan otot leher secara rutin, terutama jika kamu sering bekerja dalam posisi yang sama untuk waktu yang lama.

Dengan melakukan gerakan peregangan secara teratur dan mengadopsi perubahan gaya hidup yang sehat, kamu dapat meredakan dan mencegah nyeri leher yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Selamat mencoba!

Baca coba: Tips Memilih Bantal Agar Terhindar dari Nyeri Leher

Frequently Asked Questions (FAQ)

Bagaimana Gerakan Peregangan untuk Meredakan Nyeri Leher?

Berikut beberapa gerakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri leher: 1. Peregangan leher sederhana dengan mencondongkan kepala ke sisi kiri dan kanan selama 15-30 detik 2. Gerakan memutar bahu dalam gerakan memutar ke depan dan ke belakang 3. Peregangan leher dada dengan menarik kedua lengan ke belakang sejauh mungkin seakan-akan ingin menyatukan kedua tangan di belakang selama 15 - 30 detik 4. Memiringkan kepala ke kanan dan kiri hingga telinga mendekati bahu dan tahan selama 15 - 30 detik

Apa Manfaat Melakukan Peregangan untuk Nyeri Leher?

Beberapa manfaat dari gerakan peregangan meliputi: 1. Mengurangi Ketegangan Otot 2. Meningkatkan Fleksibilitas 3. Meningkatkan Aliran Darah 4. Relaksasi

Apa yang Dapat Menyebabkan Nyeri Leher?

Nyeri leher biasanya disebabkan oleh ketegangan otot dan kekakuan di daerah leher dan bahu. Beberapa penyebab umumnya meliputi: 1. Postur tubuh yang buruk 2. Penggunaan teknologi seperti ponsel dan komputer yang berlebihan 3. Cedera fisik seperti kecelakaan, jatuh, atau cedera olahraga. 4. Stres dan kecemasan.

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Subscribe to our
Newsletter

***We Promise, no spam!

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anestesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi profesional dalam satu atap (one stop services)

We’re Available

Senin : 10:00 - 20:00
Selasa : 10:00 - 20:00
Rabu : 10:00 - 20:00
Kamis : 10:00 - 20:00
Jumat : 10:00 - 20:00
Sabtu : 10:00 - 20:00
Minggu : Closed

©2022, Lamina Rehab. All Rights Reserved.