Edit Content

Tentang Kita

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anastesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi professional dalam satu atap (one stop services)

Info Kontak

Alami Cedera Bahu yang Ganggu Aktivitas? Yuk, Coba Terapi RICE!

cedera bahu

Cedera bahu bisa dialami oleh siapa saja, baik itu atlet maupun orang biasa. Kondisi ini terjadi karena adanya masalah atau gangguan pada otot dan ligamen di daerah sendi putar bahu. Penyebabnya bisa dari aktivitas fisik berat, benturan atau karena berolahraga. Mengingat hampir semua aktivitas yang dilakukan melibatkan gerakan tangan dan bahu, maka cedera bahu pasti akan sangat mengganggu. Lalu, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasannya. 

Penyebab Cedera Bahu

Pada kasus yang umum terjadi, aktivitas fisik harian pun dapat memicu cedera bahu, seperti melakukan pekerjaan rumah tangga, menggendong bayi, atau mengangkat tas. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tetap waspada terhadap hal-hal sederhana yang ternyata bisa mengakibatkan cedera bahu.

Adapun penyebab lainnya yaitu: 

  • Cedera pada ligamen di area bahu
  • Kerusakan pada tendon akibat peregangan berlebihan atau terbentur benda keras
  • Patah tulang atau fraktur akibat bahu terpelintir
  • Ketegangan otot
  • Kerusakan tulang rawan akibat peradangan kronis (osteoarthritis)
  • Peradangan pada tendon akibat gerakan lengan di atas kepala
  • Gangguan pada saraf, seperti saraf kejepit

Waspada Gejalanya

Mengutip laman Cleveland Clinic, gejala yang biasanya muncul saat mengalami cedera bahu, antara lain: 

  • Bahu terasa nyeri dan kaku sehingga sulit digerakkan
  • Perubahan bentuk bahu
  • Pembengkakan dan memar di area bahu dan sekitarnya
  • Muncul benjolan di sekitar bahu
  • Lengan terlihat tidak berada di posisi yang seharusnya

Penanganan Cedera Bahu dengan Metode RICE

Pada kondisi yang masih tergolong ringan, Anda bisa mencoba terapi RICE di rumah. RICE atau Rest, Ice, Compression dan Elevation biasanya dilakukan untuk cedera akut, terutama cedera pada jaringan lunak akibat memar, cedera sendi (sprain) maupun cedera otot/ tendon (strain).

Rest (Istirahatkan Cedera)

Istirahatkan bagian tubuh yang mengalami cedera dan hentikan aktivitas yang dapat memicu timbulnya nyeri. Jangan berikan beban yang berat atau tekanan langsung pada area tubuh yang sakit. Menghentikan aktivitas yang menggunakan bagian tubuh yang cedera sebaiknya dilakukan selama 24-48 jam sampai nyeri membaik. Tujuannya yaitu untuk mengurangi nyeri dan mencegah perburukan kondisi.

Ice (Mengompres Dingin)

Kompres area yang sakit dengan bantalan es untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. Jangan menempelkan secara langsung ke permukaan kulit yang cedera. Anda bisa membalut es dengan kain bersih atau handuk lembut. Kompres bagian yang cedera selama kurang lebih 10 menit lalu lepas sejenak dan ulangi kompres. Lakukan ini selama 24-48 jam sejak mulai terkena cedera.

Compression (Berikan Tekanan)

Berikan tekanan (bebat) secara merata pada area cedera dengan perban atau pembalut elastis. Hindari menggunakan perban terlalu kencang karena dapat mengganggu aliran darah sehingga muncul rasa kebas maupun kesemutan di bagian yang cedera. Tujuan kompresi ini yaitu untuk mengurangi pembengkakan di area yang sakit. 

Elevation (Meninggikan Bagian yang Cedera)

Anda dapat meletakkan bahu ketika duduk atau berbaring dengan ganjalan bantal atau guling dan luruskan lengan. Tujuan mengangkat bagian yang cedera yakni untuk mencegah pembengkakan karena cairan terserap dari area yang cedera.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera temui dokter jika rasa nyeri akibat cedera tidak kunjung membaik dan menjadi lebih serius. Metode RICE biasanya sebagai penanganan tahap awal sebelum nyeri bertambah parah. Jika nyeri disertai dengan demam, pusing, gangguan pernapasan, muncul benjolan, hingga persendian tidak stabil, maka Anda membutuhkan pengobatan lanjutan.

Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Rifalisanto, SpKFR, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di Klinik Lamina Rehab, untuk mendapatkan solusi tepat pengobatan cedera bahu. 

Hubungi Assistance Center kami di nomor 021-7919-6999 atau chat via whatsapp di 0811-1443-599. 

Yuk, konsultasi sekarang agar nyeri hilang dan Anda bisa beraktivitas kembali!

Baca juga: Waspada Penyebab Cedera Olahraga yang Sering Diabaikan

Subscribe to our
Newsletter

***We Promise, no spam!

Lamina Rehab merupakan layanan kesehatan terpadu, didukung tim dokter spesialis orthopaedi, spesialis anestesi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis bedah saraf, dan tenaga fisioterapi profesional dalam satu atap (one stop services)

We’re Available

Senin : 10:00 - 20:00
Selasa : 10:00 - 20:00
Rabu : 10:00 - 20:00
Kamis : 10:00 - 20:00
Jumat : 10:00 - 20:00
Sabtu : 10:00 - 20:00
Minggu : Closed

©2022, Lamina Rehab. All Rights Reserved.